Kisah Pak Surito, Penjual Bubur Kacang Hijau

UntitledSeorang bapak yang bernama Surito, ia adalah seroang penjual bubur, setiap hari ia berkeliling demi menafkahi keluarganya, lelah letih yag ia hadapi itu ia anggap seperti hal biasa.

“Ya mau diapain lagi? Selagi kita masih sehat, masih kuat kenapa enggak untuk usaha?” Ujar Pak Surito.

Setiap hari ia melakukannya tanpa mengeluh. Ia memiliki anak dan cucu, anak pertama yang membantu Pak Surito berjualan dengan gerobak yang lain.

“Dibilang cape ya gimana ya? Namanya juga untuk makan keluarga sehari hari. Ya syukurin aja lah” itu lah pendapat Pak Surito.

Terlihat seorang bapak tua yang sangat semangat dan pantang mengeluh untuk menafkahi keluarganya. Terlihat umurnya yang sudah tua, tapi masih terlihat sangat kuat demi keluarganya.

Dagangan yang belum tentu habis itu terus bapak itu jual secara rutin setiap hari. Jika tak habis, mau tak mau bubur tersebut harus di buang, karena tidak bisa di hangatkan.

Begitulah perjalan hidup Pak Surito yg berprofesi sebagai penjual bubur kacang ijo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s